Khansa Syahlaa, Gadis Cilik Pendaki 5 Gunung Tertinggi Indonesia
KabarID.com–
Terinspirasi dari film “5 CM”, gadis cilik Khansa Syahlaa yang masih
berumur 10 tahun ini telah menaklukkan pendakian marathon lima dari
tujuh gunung tertinggi di Indonesia.
Kelima gunung
yang berhasil didaki oleh perempuan imut ini adalah Gunung Semeru (3676
MDPL), Gunung Latimojong (3478 MDPL), Gunung Kerinci (3805 MDPL),
Gunung Binaiya (3027 MDPL) di Pulau Seram-Maluku, dan Gunung Rinjani
(3726 MDPL) di Lombok-NTB.
Khansa
Syahlaa mengawali hobi dengan mendaki Gunung Semeru saat ia masih
berusia 7 tahun. Bahkan orangtuanya pun tidak pernah berekspektasi bahwa
gadis cilik ini akan dapat menaklukan gunung-gunung tertinggi diusia
semuda ini.
Orangtua Khansa selalu
mendukung tekat dan kemauan anaknya, adapun wujud dukungan ini salah
satunya adalah dengan selalu memberi motivasi dan latihan fisik supaya
si kecil tetap kuat.
“Pernah sih ngerasa capek, tapi habis itu sudah enggak capek lagi setelah disemangati Papa,” tutur Khansa, seperti yang dikutip dari KompasTravel , Selasa (20/7/16).
Gadis
kecil 10 tahun asal Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
ini berkata, bahwa rasa lelah bisa hilang seketika ketika melihat
keindahan alam dari ketinggian. Dengan tanpa menganggu aktivitas
sekolah, Khansa Syahlaa selalu ikut mendaki gunung di setiap liburan
sekolah
“Saya selalu mengingatkan Khansa agar dzikir dan berdoa, minta kekuatan dari Allah,” tutur ayah Khansa, Aulia Ibnu Sina.
Aulia
Ibnu Sina, Ayah Khansa memaparkan bahwa ia selalu memberikan berbagai
penjelasan kepada si kecil sebelum naik gunung. Baik tentang kondisi
cuaca, kondisi jalanan, risiko yang akan dihadapi, dan lainnya. Selain
itu, sebagai orang tua Aulia juga selalu memberi pengertian kepada
Khansa untuk selalu tabah dalam menghadapi berbagai halangan
dan rintangan ketika di jalan.
“Perjalanan
Khansa tidak mudah untuk anak seusianya. Jalur terjal dan cuaca dingin
tak jarang membuatnya kelelahan bahkan tergelincir. Tapi itu tak
menyurutkan cita-citanya menggapai atap-atap nusantara,” ujar ayah
Khansa seperti dikutip dari pojoksatu.id, Selasa (19/07/2016).
Mendaki
beberapa puncak tertinggi di Indonesia bukanlah perkara yang mudah bagi
Khansa. Contohnya ketika mendaki Gunung Binaiya di Pulau Seram, Khansa
sempat mengalami luka dan kutu air karena hujan yang mengguyur selama
dua hari.
“Usai dari dari Binaiya,
selang satu hari istirahat, dia langsung mau naik Rinjani. Padahal
kakinya masih bermasalah,” jelas Aulia.
Tantangan
lainnya dihadapi Khansa di Gunung Kerinci, Provinsi Jambi. Dia berhasil
mendaki gunung dengan trek curam dan penuh abu vulkanik. Siswi SD Islam
Darussalam di Gunung Putri, Bogor itu dikenal ayahnya sebagai anak yang
sangat tabah dan tenang. Jarang sekali dirinya mengeluh karena capek
ataupun bosan. Bahkan di bulan Ramadhan, Khansa masih menjalani latihan
fisik seperti jogging dan naik-turun tangga pada pukul sembilan malam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar