PENDAKIAN
Selasa, 18 Oktober 2016
Senin, 10 Oktober 2016
Cara Memasak Nasi Dengan Nasting
Memasak nasi adalah aktivitas yang sering kita temui tatkala melakukan
pendakian gunung, camping dan aktivitas outdoor lainnya. Tidak semua
orang bisa memasak nasi dengan hasil yang memuaskan, jika anda kesulitan
memasak nasi saat naik gunung. Berikut kami tulis salah satu teknik
memasak nasi dengan hasil yang memuaskan.
Karena akan memasak nasi maka tentu saja siapkan beras sesuai kebutuhan,
terus kompor dan gasnya, serta nasting khas tentara. Air juga jangan
lupa he he..pokoknya sudah pahamlah soal masak nasi apa saja yang harus
di siapkan.
| Alat Dan Bahan |
Menyalakan Kompor
Tentunya kalau sudah siap semua, beras sudah di cuci baru dinyalakan kompornya. Untuk banyaknya air dikira-kira saja, biasanya pakai teknik celupkan jari telunjuk, paling tidak ketinggian air dari berasnya satu ruas jari. Untuk nyala kompor coba saja dibesarkan agar cepat matangnya.
Letakkan Nasting Dan Ditutup
Setelah siap semua, letakkan nasting di atas kompor dan tutuplah dengan nasting lainnya agar beras cepat matang.
Awal masak jam menunjukkan pukul 07.05, hanya sekedar ingin tahu berapa
lama masaknya, dengan takaran beras 1 gelas kecil dan suhu udara sekitar
22 derajad celcius.
Menggeser Nasting Penutup
Tunggulah beberapa saat, besarkan saja nyala api kompornya, maka akan bunyi air mendidih dan naik keatas berusaha keluar lewat sela-sela tutup. Untuk menghindari air tumpah-tumpah maka geserlah tutup sehingga terbuka dan air yang sudah bercampur beras tidak tumpah-tumpah ke mana-mana.
Sekitar 2-3 menit air mulai mendidih dan meluap-luap dan keluar buih,
tanpa proses pemanasan beras dimulai. Atur buka dan tutup nastingnya
kalau sudah tidak ada tanda meluap-luap tutup kembali nasting dan buka
sedikit demi sedikit kalau akan meluap.
Turunkan Nasting
Setelah terlihat air mulai habis dan beras mulai bersuara karena panas maka turunkan nasting jaga jangan sampai gosong dengan cara mengecilkan api.
Membalik Nasting
Nasting yang semula di bagian bawah di balik menjadi bagian atas sehingga beras bagian atas menjadi bagian bawah dengan ini pemanasan akan menjadi rata tanpa harus mengaduk beras.
Berhati-hati saat membalik nasting karena masih panas, pakailah koas tangan tebal atau tempat nasting untuk memegang nasting.Tentunya kalau sudah siap semua, beras sudah di cuci baru dinyalakan kompornya. Untuk banyaknya air dikira-kira saja, biasanya pakai teknik celupkan jari telunjuk, paling tidak ketinggian air dari berasnya satu ruas jari. Untuk nyala kompor coba saja dibesarkan agar cepat matangnya.
| Semua Sudah Siap |
Setelah siap semua, letakkan nasting di atas kompor dan tutuplah dengan nasting lainnya agar beras cepat matang.
| Jam 07.05 Kami Mulai Masak Nasinya |
Menggeser Nasting Penutup
Tunggulah beberapa saat, besarkan saja nyala api kompornya, maka akan bunyi air mendidih dan naik keatas berusaha keluar lewat sela-sela tutup. Untuk menghindari air tumpah-tumpah maka geserlah tutup sehingga terbuka dan air yang sudah bercampur beras tidak tumpah-tumpah ke mana-mana.
| Air Mulai Mendidih |
Turunkan Nasting
Setelah terlihat air mulai habis dan beras mulai bersuara karena panas maka turunkan nasting jaga jangan sampai gosong dengan cara mengecilkan api.
| Nasting Sudah Di Turunkan |
Membalik Nasting
Nasting yang semula di bagian bawah di balik menjadi bagian atas sehingga beras bagian atas menjadi bagian bawah dengan ini pemanasan akan menjadi rata tanpa harus mengaduk beras.
| Memegang Nasting Panas Dengan Kaos Tangan |
| Memegang Nasting Panas Dengan Bungkus Nasting |
Masak Kembali
Setelah dibalik maka dengan memakai pengangkat nasting letakkan kembali nasting di atas kompor dan beri air sedikit demi sedikit di sela-sela pertemuan nasting dengan tutupnya.
| Memberi Air Di Sela-Sela Nasting Dengan Tutupnya |
| Ternyata Lama Juga Sampai Jam 07.30 |
Cara Memasak Nasi dengan Nesting
Cara Memasak Nasi dengan Nesting
![]() |
| Nesting Kotak 3 susun |
Nesting adalah peralatan masak yang fungsinya bisa juga sebagai
peralatan makan. Kalo yang sering naik gunung pasti udah gak asing lagi.
Peralatan ini biasa dipakai untuk kegiatan outdoor. Kita bisa memasak air, lalu membuat
minuman dari air panas dengan nesting. Memasak sayur-sayuran atau bahkan
memasak mie instan. Dan satu lagi yang utama yaitu memasak nasi dengan
nesting.
Bahannya terbuat
dari campuran aluminium yang tahan panas dan ringan oleh sebab
itu mudah dibawa-bawa dan manfaatnya besar. . Bentuknya kotak ada kuping pegangan di dua
sisinya, dan tersusun 3 – 4 rangkap layaknya rantang. Di samping kedua
sisinya, dilengkapi dengan pegangan yang terbuat dari karet yang
fungsinya adalah sebagai pegangan saat dipakai buat masak. Kalau kalian ingin mencarinya, bisa ditemukan di toko – toko
perlengkapan outdoor.
Nasi adalah makanan pokok orang Indonesia. Orang Indonesia tidak kenyang
kalau tidak makan nasi, begitu kira-kira istilahnya. Jadi, di puncak
gunung maupun di tengah hutan blantara orang Indonesia harus makan nasi.
Tapi, terkadang teknik
memasak nasi kita hanya sekedar merebus beras hingga empuk namun tidak matang
secara merata bahkan menyisakan kerak. Oleh karenanya, saya akan mengulas lebih
jelas tentang tehnik memasak nasi menggunakan nesting dan peralatan sederhana
lainnya.
Peralatan dan bahan yang diperlukan :
- Nesting komplit
- Kompor portable
- Gas
- Beras
- Air secukupnya
- Gelas plastik/aqua kecil
- Korek api
- Siapkan nesting, dan cuci bersih berasnya, bilas 3-4 kali
- Masukkan air dan beras ke dalam nesting dengan perbandingan 2:1 (jika 2 gelas aqua kecil air, maka berasnya 1 gelas saja). Sedangkan untuk takaran porsi makan normalnya 1/2 gelas aqua kecil untuk 1 porsi nasi
- Panaskan air (sejumlah takaran tadi), kemudian masukkan beras kedalam nesting.
- Masak nasinya dengan estimasi 7-12 menit, gunakan api besar biar lebih cepat mendidih
- Setelah itu, buka nesting dan aduk supaya merata airnya & meresap ke dalam nasi biar lebih pulen
- Tutup lagi nestingnya. Lalu kecilkan api
- Tunggu nasi sampai matang kira-kira 10-15 menit
- Bila nasi telah matang, matikan api dan buka tutupnya. Biarkan uap mengepul dan nasi siap dihidangkan.
Cara Mudah Membuat Kompor Portabel Saat Camping
Kompor menjadi peralatan yang wajib kamu bawa saat camping. Satu hal
yang perlu langsung saya tekankan adalah, kompor kecil berbahan
bakar spirtus adalah yang terbaik dan cukup simpel untuk kamu bawa ke
medan yang susah. Terutama saat melakukan pendakian. Harga kompor mini
tak terlalu mahal, hanya berkisar antara Rp 150.000,00.
Namun, pernahkah terpikir untuk membuatnya sendiri? Tentunya dengan bahan-bahan sederhana yang mudah dijangkau, yaitu berbahan dasar kaleng minuman. Kaleng bekas yang menjadi sampah tersebut bisa kamu gunakan untuk menjadi bahan yang lebih berdaya berguna.
Kamu bisa mengikuti tips membuat kompor portabel buatan tangan dari innamag berikut:
Langkah 1: Yang kamu butuhkan adalah 2 kaleng bekas minuman, spidol, gunting atau cutter, paku, alkohol, dan fiberglass.
Langkah 2: Tandai kaleng pada bagian bawah. Untuk batas pemotongan kaleng dan untuk bagian yang akan dilubangi nanti. Lihat pada gambar.
Langkah 3: Potong bagian bawah kaleng usai ditandai, dan ambil bagian bawahnya. Satukan kedua potongan tersebut hingg saling menutup. Pada bagian dalam masukan fiberglass.
Langkah 4: Tuang alkohol ke dalam lubang sebagai bahan bakar.
Langkah 5: Kompor portabel ramah lingkungan siap menjadi teman perjalananmu untuk dibawa camping.
Namun, pernahkah terpikir untuk membuatnya sendiri? Tentunya dengan bahan-bahan sederhana yang mudah dijangkau, yaitu berbahan dasar kaleng minuman. Kaleng bekas yang menjadi sampah tersebut bisa kamu gunakan untuk menjadi bahan yang lebih berdaya berguna.
Kamu bisa mengikuti tips membuat kompor portabel buatan tangan dari innamag berikut:
Langkah 1: Yang kamu butuhkan adalah 2 kaleng bekas minuman, spidol, gunting atau cutter, paku, alkohol, dan fiberglass.

Foto dari innamag
Langkah 2: Tandai kaleng pada bagian bawah. Untuk batas pemotongan kaleng dan untuk bagian yang akan dilubangi nanti. Lihat pada gambar.

Foto dari innamag
Langkah 3: Potong bagian bawah kaleng usai ditandai, dan ambil bagian bawahnya. Satukan kedua potongan tersebut hingg saling menutup. Pada bagian dalam masukan fiberglass.

Foto dari innamag
Langkah 4: Tuang alkohol ke dalam lubang sebagai bahan bakar.

Foto dari innamag
Langkah 5: Kompor portabel ramah lingkungan siap menjadi teman perjalananmu untuk dibawa camping.
Cara Mengganti Tabung Gas Kompor Portable
Cara Mengganti Tabung Gas Kompor Portable
Hari kedua di apartemen sukarno hatta, Malang, ada masalah, kompor portable kehabisan gas. Tabung gas nya sudah ada, tinggal dipasang. Tapi bagaimana caranya?
Langkah pertama adalah membuka sekrupnya menggunakan ujung gunting,,, cara sulit. Lol.
Begitulah yang pertama memang selalu salah.
Ternyata mengganti tabung gas kompor portable sangat mudah. Cukup lepas kompornya dengan mengangkatnya ke atas. Setelah itu penutup tabung gas dibuka ke kanan dan tabung pun siap dilepas.
Ganti tabung gas baru dengan yang lama, perhatikan posisinya, yang mana di atas dan mana yang dibawah. Tutup tabung gas dan pasang kembali penutup kompor (entah apa namanya).
Kompor gas portable pun siap digunakan.

CARA MEMSANG HEMOCK YANG BAIK
Saat ini, hammock memang tampak biasa dan sudah menjadi barang
pelengkap bagi setiap traveler. Bahkan hammock yang digunakan bukan
hanya ada satu di tiap pohon (sebagai tiangnya), tapi berpuluh-puluh
hammock tersusun tinggi mulai dari batang pohon paling bawah hingga
paling atas.
Lalu, bagaimana cara memasang hammock hingga setinggi ini, ya? Perhatikan cara memasang hammock berikut ini.
Jika ingin menggunakan pohon kelapa atau pohon pinus sebagai tiangnya, usahakan memilih pohon yang kokoh. Yang terpenting, pohon tersebut bukanlah sarang serangga yang berbahaya.
Bagian-bagian yang perlu kamu cek adalah kain hammock (biasanya sering kena putung rokok), kondisi webbing(bisanya sering tergesek), quicklink, ring O, atau carabiner.
Jika kondisi hammock kamu baru, nggak usah repot-repot ngecek kondisi, karena saya yakin kamu pasti sudah mengecek kondisi hammock ketika mau membelinya

Foto oleh Wahyu Adityo Prodjo/Kompas.com
Sebelum memasang hammock, pilih tiang yang kokoh
Sebenarnya, hammock tidak hanya bisa dipasang di pohon, tapi juga di tiang-tiang. Nah, jika ingin merasa nyaman tiduran di hammock, kamu harus memilih tiang yang tepat. Usahakan untuk memastikan kekokohan tiang tersebut.Jika ingin menggunakan pohon kelapa atau pohon pinus sebagai tiangnya, usahakan memilih pohon yang kokoh. Yang terpenting, pohon tersebut bukanlah sarang serangga yang berbahaya.
Usahakan, pilih tiang yang memiliki jarak yang pas (sekitar 3 meter)
Ukuran yang paling ideal untuk memasang hammock adalah dengan dua tiang berjarak 3 meteran. Meskipun sebenarnya jarak antar tiang tergantung dengan panjang hammock dan tali webbing, sih. Tapi, untuk kenyamanan dan kemudahan dalam pemasangan hammock, lebih baik kamu ikuti saran di atas.Sebelum pasang hammock, cek kondisi hammock terlebih dahulu
Memasang hammock memang harus sabar, kalau tidak nanti bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Contoh sederhananya adalah mengecek kondisi hammock. Pengecekan ini bertujuan agar keselamatan pengguna tetap terjaga. Apalagi, kamu yang sedang pinjem hammock temen, pengecekan adalah hukum yang wajib. Ingat-ingat ya!Bagian-bagian yang perlu kamu cek adalah kain hammock (biasanya sering kena putung rokok), kondisi webbing(bisanya sering tergesek), quicklink, ring O, atau carabiner.
Jika kondisi hammock kamu baru, nggak usah repot-repot ngecek kondisi, karena saya yakin kamu pasti sudah mengecek kondisi hammock ketika mau membelinya
Langganan:
Komentar (Atom)
